PEMERINTAH KABUPATEN
|
Nomor SOP | RSUD.GSM / IGD / SPO / 445 / 003 -005 / 2018 |
| Tanggal Pembuatan | 1 Oktober 2018 | |
| Tanggal Revisi | 15 Mei 2025 | |
| Tanggal Efektif | 19 Mei 2025 | |
| Disahkan Oleh |
Plt.Direktur RS. Gerbang Sehat Mahulu,
-
Plt.Direktur RS. Gerbang Sehat Mahulu,
Pembina (IV/a)
NIP. 19801023 200902 1 002
|
|
| Nama SOP | Memasang Infus |
| Dasar Hukum: | Kualifikasi Pelaksana: | |
|
1. 1. Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038)
2. 2. Undang-undang no 17 tahun 2023tentang Kesehatan;
3. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 215, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5357);
4. 4. Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Timur);
5. 5. Peraturan Daerah Kabupaten Mahakam Ulu Nomor 5 Tahun 2021
6. 6. Keputusan Plh. Kepala Rumah Sakit Pratama Gerbang Sehat Mahulu Nomor 0335 Tahun 2018 Tentang Kebijakan Pelayanan Gawat Darurat Rumah Sakit Pratama Gerbang Sehat Mahulu
|
1. Dokter Umum
2. Perawat
3. Bidan
|
|
| Keterkaitan: | Perlengkapan dan Peralatan: | |
|
1. 1. UGD
2. 2. RAWAT INAP
3. 3. POLI RAWAT JALAN
4. 4. VK
|
1. 1. Infuse set
2. 2. Kasa
3. 3. Cairan Infus
4. 4. Sarung tangan
5. 5. Venvlon
6. 6. Verban
7. 7. Kapas alcohol dalam tempatnya
8. 8. spalk
9. 9. Plester
10. 10. Gunting
11. 11. tornuiqet
|
|
| Peringatan: | Pencatatan dan Pendataan: | |
|
1. Jika tindakan tidak dilakukan sesuai SOP maka pelaksanaan Memasang Infus tidak maksimal pelayanan kesehatan dapat terhambat
|
1. Rekam Medis
2. Sim RS
|
|
| No | Kegiatan | Pelaksana | Mutu Baku | ||||||
| Dokter - Ahli Muda | Perawat - Ahli Pertama | Perawat Mahir | Bidan Mahir | Kelengkapan | Waktu | Output | Deskripsi | ||
| 1 | Persiapan alat |
|
Infuse set 2. Kasa 3. Cairan Infus 4. Sarung tangan 5. Venvlon 6. Verban 7. Kapas alcohol dalam tempatnya 8. spalk 9. Plester 10. Gunting 11. tornuiqet |
5-10 menit | Alat tindakan tersedia | proses pengerjaan | |||
| 2 | Fase Kerja |
|
1. Perawat cuci tangan sebelum melakukan tindakan. 2. Memberi motivasi pada pasien dan keluarga, bila keluarga dan pasien setuju diberikan persetujuan tindakan medik. |
5 menit | surat persetujuan tindakan | proses kerja | |||
| 3 | Pelaksanaan |
|
3. Perawat memakai sarung tangan 4. Perlak dan pengalas dipasang. 5. Memeriksa ulang cairan yang akan diberikan. 6. Cairan digantungkan pada standar 7. Tutup botol cairan didesinfeksi dengan kapas alcohol lalu ditusukkan slang infus, kemudian alirkan sampai udara keluar. 8. Menentukan vena yang akan ditusuk. 9. Disinfeksi area yang akan ditusuk dengan diameter 5 s/d 10 cm. 10. Menusuk jarum infus/abocath/scalpen pada vena yang telah ditentukan. 11. Bila berhasil darah akan keluar, maka pembendungan dilepas, penjepit dilonggarkan untuk melihat kelancaran cairan. 12. Bila tetesan lancar, pangkal jarum direkatkan pada kulit dengan plester kemudian mengatur tetesan. 13. Menutup bagian yang ditusuk dengan kasa steril 14. Gunakan spalk bila perlu. 15. Merapikan pasien dan mengatur senyaman mungkin. |
5-10 menit | Infus terpasang | proses kerja | |||
| 4 | Menyelesaikan tindakan |
|
1. Memperhatikan reaksi pasien. 2. Mencatat waktu pemasangan, jenis, jumlah tetesan. 3. Alat-alat dibereskan. 4. Perawat cuci tangan |
5 menit | pemasangan infus berhasil | Pelaksaan pemasangan infus selesai | |||