PEMERINTAH KABUPATEN
|
Nomor SOP | 520/034/DKPP-I/1/2025 |
| Tanggal Pembuatan | 3 Januari 2025 | |
| Tanggal Revisi | 7 Januari 2025 | |
| Tanggal Efektif | 8 Januari 2025 | |
| Disahkan Oleh |
Kepala Dinas,
-
Engelbertus Ibrahim, SE., M.Si
Pembina Tingkat I (IV/b)
NIP. 19691231 200212 1 031
|
|
| Nama SOP | Supervisi Penyuluh Pertanian |
| Dasar Hukum: | Kualifikasi Pelaksana: | |
|
1. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan.
2.
3.
4.
5. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 91/Permentan/OT.140/9/2013 tentang Pedoman Evaluasi Kinerja Penyuluh Pertanian.
6.
7.
8.
9. Permentan No. 67 Tahun 2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani.
10.
11.
12.
13. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara No.PER/02/MENPAN/2/2007, tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian dan Angka Kreditnya.
14.
15.
16.
17. Peraturan bersama Menteri Pertanian dan Kepala Badan Kepegawaian Negara No.54/Permentan/OT.210/11/2008 dan No.23 A Tahun 2008 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian dan Angka Kreditnya
|
1. Memiliki pemahaman tentang tugas pokok dan fungsi penyuluhan pertanian.
2.
3.
4.
5. Memiliki keahlian dan kemampuan teknis untuk melaksanakan supervisi kerja penyuluhan pertanian.
6.
7.
8.
9. Menduduki jabatan atau pangkat paling rendah sama dengan jabatan atau pangkat penyuluh pertanian yang disupervisi.
10.
11.
12.
13. Dapat aktif melakukan supervisi ke lapangan.
|
|
| Keterkaitan: | Perlengkapan dan Peralatan: | |
|
1. SOP Evaluasi Kinerja Penyuluh Pertanian
|
1. Peraturan Perundang-undangan sebagaimana tersebut dalam dasar hukum Prosedur Latihan dan Kunjungan Penyuluh.
2.
3.
4.
5. Programa Penyuluhan Pertanian.
6.
7.
8.
9. Rencana Kerja Tahunan Penyuluh Pertanian.
10.
11.
12.
13. Laporan Bulanan Latihan dan Kunjungan Penyuluhan
|
|
| Peringatan: | Pencatatan dan Pendataan: | |
|
1. Kalau kegiatan ini tidak dilakukan maka penyuluh tidak melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan benar sehingga tidak tercapai kinerja penyuluhan yang diharapkan.
|
1. Hasil supervisi disimpan sebagai data elektronik dan manual untuk bahan perencanaan pengembangan kapasitas penyuluh dan evaluasi berikutnya.
|
|
| No | Kegiatan | Pelaksana | Mutu Baku | ||||||||
| Staf | Kadis | Kabid Penyuluhan | JF Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Pertama | Koordinator BBPP | PPL | Kelengkapan | Waktu | Output | Deskripsi | ||
| 1 | Pertemuan penentuan jadwal supervisi |
|
Programa penyuluhan | 3 Jam | Jadwal supervisi | - | |||||
| 2 | Supervisor dibantu staf bidang mengumpulkan bahan supervisi |
|
Laporan LAKU dan rencana giat | 1 Jam | Bahan supervisi | - | |||||
| 3 | Supervisor mengajukan telaah staf pelaksana supervisi |
|
Jadwal supervisi | 15 Menit | Telaah staf | - | |||||
| 4 | Kabid penyuluhan memberi paraf pada draf surat tugas supervisi |
|
Surat tugas | 10 Menit | Paraf kabid | - | |||||
| 5 | Kepala Dinas menandatangani surat tugas pelaksanaan supervisi |
|
Surat tugas | 20 Menit | Surat tugas | - | |||||
| 6 | Supervisor menginformasikan rencana supervisi kepada koordinator BPPK/PPL |
|
Surat tugas | 1 Hari | Informasi diterima | - | |||||
| 7 | Supervisor melakukan pertemuan dengan koordinator BPPK dan penyuluh pertanian setempat, menelaah dokumen terkait penyelenggaraan penyuluhan dan memberi umpan balik |
|
Buku harian, dokumentasi penyuluhan dan database terkait | 1 Hari | Ada umpan balik | Buku harian PPL diisi dengan saran supervisor | |||||
| 8 | Supervisor mengisi formulir penilaian |
|
Form supervisi | 30 Menit | Form | - | |||||
| 9 | Koordinator BPPK atau PPL menandatangani form supervisi |
|
Form supervisi | 10 menit | Tanda tangan | - | |||||
| 10 | Supervisor memberikan laporan kepada Kepala Dinas |
|
Form supervisi | 20 Menit | Dokumen | - | |||||
| 11 | Kepala Dinas memberi respon dengan disposisi terhadap laporan supervisi |
|
Disposisi | 10 Menit | Disposisi | - | |||||
| 12 | Dokumen supervisi diserahkan ke staf untuk disimpan atau diarsipkan |
|
Laporan | 10 Menit | Disposisi | - | |||||
| 13 | Dokumen supervisi disimpan |
|
Laporan | 10 Menit | Agenda arsip | - | |||||